petuah gt loch
| |||||
| ||||||||||||
| |
| ||
| Senior Member Join Date: Oct 2003 Location: otrokojom Posts: 919 | Sedikit tambahan diingatkan dari old pal o' mine: Soal pilihan bahasa pemrograman, di samping soal teknis, bisa atau tidak dalam melakukan sesuatu tugas (grafik/performance), juga ada hal lain. Memilih bahasa pemrograman bukan hanya masalah sintaks, atau baris perintah, tapi juga pola berpikir, konsep memrogram. Seperti banyak orang mengambil konsep Object-Oriented (OO) karena lebih mudah dalam memodel simulasi dunia yang kompleks. Kenapa banyak orang content dengan C/C++? Karena banyak orang merasa nyaman dengan kemampuannya (dan akal2an teknisnya) untuk menerjemahkan konsep-konsep pemrograman yang benar terutama hubungannya dengan OO. Belum ditambah performance dan library-library yang tersedia dalam bahasa ini. Ngga heran kan... Buat yang ingin menggunakan OO dengan rasa lain, mungkin lebih sederhana/simpel, bisa mencoba bahasa2 lain seperti Java atau Delphi (gunakan secara OO). Yang penting bisa mengakomodasi kebutuhan untuk membuat game dan sesuai pertimbangan topik 2, game for fun. Bila mereka yang lebih terbiasa dengan bahasa prosedural juga bisa memilih bahasa-bahasa lain, atau kalau di C++ itu adalah C. Demikian, pilihan bahasa pemorgraman tergantung dari poin-poin di atas plus kemampuannya dalam menerjemahkan konsep ke code. Hal ini terutama dalam arsitektur kompleks yang nampak ruwet dalam tahap ini. __________________ \m/ | |





